Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Child Life

Tongue Tie Anjani

Seperti yang sudah saya ceritakan di judul sebelumnya, kalo BB anak saya naiknya irit dari awal lahir. Awalnya saya nggak curiga karena bidan ngomong, gpp Bu yang penting BB naik. Akhirnya di bulan 4 setelah DPT 2, BB Anjani turun ke hijau muda. Banyak temen bilang wajar karena bayi sudah banyak tingkahnya, ada juga yang bilang Asiku nggak bergizi. Ada seorang teman juga cerita kalo anaknya ada lip tie dan tongue tie. Setelah menimbang, akhirnya aku dan suami berangkat konsul ke dsa yang paling kondang di Bontang, Dr. Made karena saking penasarannya. Dan bener aja, Anjani diagnosa tongue tie dan harus frenotomi. Nggak parah sih, tapi ada. Dan kata dokter itu salah satu faktor BB Anjani naiknya irit, dan kalo nggak difrenotomi, efeknya nanti bisa cadel kalo nggak segera ditindak. Duh, nggak mau dong anakku nanti cadel dan ngurangi kepercayaan dirinya kalo udah besar nanti.

Tentang Tongue Tie

Bahasan tentang tongue tie bisa disearching di google ya. Saya ambil intinya saja. Tongue tie (lidah terikat) juga dikenal dengan ankyloglossia adalah istilah utk menggambarkan kondisi ketika bayi memiliki bagian kulit yg terikat antara sisi bawah lidah dan dasar mulut. Jika lingual frenulum (bagian kulit yang menghubungkan lidah dan dasar mulut) terikat bisa membatasi gerak lidah. Bila tidak segera diatasi, tidak hanya proses menyusui terganggu, namun proses belajar makan saat mulai belajar makan Mpasi dan proses bicara juga terganggu (cadel). 

Tanda-tanda Tongue Tie 

Gejala umum pada bayi TT :

  • Kesulitan melakukan pelekatan pada areola
  • Mengeluarkan bunyi saat menyusu
  • Menyusu dgn waktu lama hingga 2 jam
  • Angin berlebih bahkan sampai muntah
  • Bayi berulang kali terhenti saat menyusu
  • BB bayi mengalami penyusutan

Sedangkan bagi ibu mengalami gejala sbb :

  • Nyeri pada puting saat bayi menyusu
  • Bila parah bisa menyebabkan areola rusak dan masitis (bengkak payudara)
  • Persediaan asi bisa berkurang

Tongue Tie Anjani

Sebenernya ada beberapa gejala yang menunjukkan bahwa Anjani ada TT selain BB turun. Beberapa diantaranya adalah puting saya nyeri saat pertama kali menyusui dan payudara saya bengkak, ngepompa sampe nyeri semua puting. Kalo kata temen temen yang menyusui sih itu biasa nanti bakal sembuh sendiri. Yes, masuk minggu kedua sudah nggak ada drama puting nyeri. Saya juga selalu mengecek posisi Anjani tiap menyusu, sudah bener atau belum, areola sudah masuk semua apa belum. Tapi lihat akhirnya sih BB anjani naiknya irit. Selanjutnya Anjani selalu menyusu lebih dari 2 jam. Padahal standar menyusui 10-15 menit dan bayi kenyang bisa langsung tidur. Anjani juga nyusunya suka berhenti berhenti dan gampang tertidur. Ditambah lagi tipe Anjani ini kalo tidur nggak bisa denger suara dikit, langsung bangun. Jadi kalo jam tidur siang nggak pernah tidur nyenyak, mungkin nggak dapet efek kenyang waktu nyusu kali ya. 

Prosedur Frenotomy Anjani

Setelah Dr. Made memutuskan utk frenotomy, akhirnya kami diberikan surat pengantar utk dibawa ke RS Yabis dan akan dilakukan tindakan langsung di Poli Anak.

Esok paginya kami ke RS untuk cek darah Anjani. Kemudian menunggu hasilnya sekitar 10 menit. Setelah hasil keluar, kami menunggu di Poli Anak.

Prosedur pembelahan TT menggunakan gunting yang telah disterilkan agar sisi bawah lidah tidak terlalu menempel dgn dasar mulut sehingga lidah dapat bergerak leluasa. Frenotomy berlangsung cepat tidak lebih dari satu menit, dan umumnya tidak terjadi pendarahan besar. Hal ini disebabkan tidak adanya pembuluh darah atau ujung saraf pada lingual frenulum. Biasanya bayi dapat langsung menyusu setelah prosedur dilakukan. Frenotomy dapat dilakukan dgn atau tanpa pembiusan dan bisa dilakukan di RS atau ruang praktik dokter. Kalo menurut artikel, insisi dalam frenotomy sama halnya dengan ditindik telinga pada bayi, bahkan lebih ringan.

Menurut ilmu kedokteran, ada 4 tipe TT :

Tipe 1. Frenulum menempel diujung lidah

Tipe 2. Frenulum berada di 2-4 mm di belakang ujung lidah

Tipe 3. Frenulum terikat di tengah lidah dan biasanya kencang dan kurang elastis.

Tipe 4. Frenulum terikat dipangkal lidah namun tebal dan elastis.

TT Anjani termasuk dalam tipe 3, dan bisa dilihat saat menangis.

Hanya dengan gunting kecil yang disterilkan, Dr. Made menggunting frenulum, dibantu asisten dokter dan 3 perawat yang memegang badan Anjani. Tidak lebih dari 1 menit pembedahan selesai. Setelahnya, Anjani langsung disusukan ke saya dengan darah masih berlumuran di bawah lidahnya. Kata Dokter Asi dapat menghentikan pendarahannya. Benar saja, aku susui hingga sampai rumah, darah Anjani berhenti total dan segera saya beri obat. Proses frenotomy Anjani nggak ada dokumentasinya ? karena bapak emaknya tegang semua. Paksu disuruh fotoin ma videoin malah nggak dipencet tombol rekamnya ?? 

Pasca Frenotomy Anjani

Alhamdulillah Anjani lebih pintar nyusu pasca insisi. Areola masuk full dan dia jadi sering melet meletin lidahnya, mungkin dia adaptasi, entah lidahnya jadi lebih enteng kali ya ? Tidurnya juga lebih nyaman dan lama dibanding biasanya.

Oiya berikut rincian biaya di RS Yabis Bontang bagi yang pendaftaran jalur umum : 

1. Cek lab 110rb

2. Poli Anak 125rb

3. Frenotomy 725rb

Tongue Tie Anjani tipe 3
Anjani ambil darah ?
Pasca insisi, melet terusss ?
Ruang poli anak Rs Yabis Bontang
Dr. Made, dokter favorit para ibu. Beliau Pro Asi dan sabar. Obatnya manjuuur.

Alhamdulillah, good job my baby girl. Sehat terus sampai nanti ya. Terimakasih pak dokter dan sejawat Rs Yabis Bontang ?

Sumber :

http://www.ibupedia.com/artikel/featured/tonguetie-pengaruhnya-pada-menyusui-dan-perkembangan-bicara-anak
http://papapz.com/2014/06/09/mengenal-tounge-tied-pada-bayi-dan-cara-penanganannya/
http://www.ibupedia.com/artikel/featured/bayi-sulit-menyusu-janganjangan-karena-tounge-tie
http://www.wishingbaby.com/operasi-tongue-tie-tali-lidah-pendek-pada-bayi/
http://www.alodokter.com/tongue-tie-ankyloglossia
http://m.detik.com/health/read/2016/02/09/130020/3137573/775/infografis-4-tipe-tongue-tie-pada-bayi

Stay at Home Mom, Love Poem Email : anggioctvn@gmail.com

One Comment

  • papapz

    hai anjani, semoga sehat selalu ya ? kasusnya sama seperti anakku hehe.. alhamdulillah anakku skrg sdh besar hikmahnya anakku ngomongnya pinter banget.. salam dr om papapz ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas