Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Korean Drama

Alasan Saya Hobi Nonton Drama Korea

Hallyu atau Korean Wave (Gelombang Korea) merupakan istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea secara global di berbagai negara di dunia sejak tahun 1990-an (sumber Wikipedia). K-Wave sendiri terdiri atas tiga gelombang. Gelombang pertama berkisar pada awal tahun 1990-an hingga awal 2000-an saat drama dan film Korea Selatan sangat populer di Jepang dan China. Kemudian gelombang kedua menyusul pada pertengahan tahun 2000-an ketika drama, film, dan musik Korea populer di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Akhirnya K-Wave mulai mencapai belahan dunia lainnya seperti Eropa, Australia, Amerika dan Afrika pada gelombang ketiga di tahun 2010-an. Tidak terbatas hanya pada drama dan musik, pada masa itu semua yang berbau Korea seperti fashion, makanan hingga permainan komputer menjadi mesin utama popularitas K-Wave. Menurut hasil survei media Kumparan, K-Wave masuk di Indonesia awal 2000an dengan dikenalnya tujuh tayangan drama di antaranya drama komedi romantis yang dibintangi Song Hye Kyo dan Rain, ‘Full House’, drama romantis ‘Winter Sonata’, hingga drama dengan genre sageuk (kolosal), ‘Jewel in the Palace’. Dan grup-grup seperti Super Junior, EXO dan BIG BANG menjadi ‘gerbang’ penggemar mendalami dunia K-Pop. (sumber : Kumparan).

Kamu pernah nonton yang mana?

Barangkali saya juga termasuk ‘korban’ dari Drama Korea. Sejak awal 2000an saya sudah nonton drama korea Full House dan Autumn in My Heart di televisi yang diperankan oleh Song Hye Kyo. Nggak cuma drama korea sih, saat itu ada drama Taiwan juga masuk pertelevisian Indonesia, sebut saja Meteor Garden, Romantic Garden, MVP Lover, Poor Prince, Mars, At The Dolphin Bay, Kabut Cinta, dll (lha kok disebutin semua, segitu dramanya kah dunia saya? kwkwk).

Drama Korea mulai mewarnai hari saya kembali saat kuliah, ketika kesepian dan pengangguran banget enggak punya temen apalagi pekerjaan selain kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) kwkwkkk ngenes amat hidup saya. Saat itu hitz drama City Hunternya Lee Min Ho. Lho, saya sampai beli VCD bajakannya waktu itu karena belum tau kalau di warnet ada yang sering update drama korea terbaru. Saya pun masih setia suka sama drama Korea meskipun sekarang sudah nggak kecanduan amat, tapi saya masih mengikuti perkembangannya. Kenapa sih drama Korea menjadi pilihan saya ?

Terdiri dari berbagai macam Genre

Nggak cuma ngumbar cerita romantis yang bahkan berakhir tragis, drama korea juga menyuguhkan cerita yang dikemas menarik dengan berbagai macam genre seperti film kelas Hollywood yang bahkan melalui riset terlebih dahulu sehingga tampak real meskipun berbau fiksi. Ada thriller, komedi, family, saeguk (kerajaan), fantasy, fiksi ilmiah, sekolah, penyakit psikologis, hukum politik, mistery dan berbagai macam profesi seperti dunia dokter, penulis, artis terkenal, pertelevisian, dan tentara atau polisi. Dari berbagai macam genre inilah pengetahuan saya bertambah, karena setiap drama yang disuguhkan berdasarkan realita, misalnya tentang dunia dokter, ada berbagai jenis macam penyakit dan permasalahan setiap pasien sehingga bagaimana cara dokter menangani setiap permasalahan di dunianya.

Cerita Menarik

Meski kadang cerita drama korea mirip dengan cinderella, seperti gadis miskin dan lelaki kaya tapi cerita dikemas apik sehingga terlihat cerita tidak terlalu monoton. Sebut saja Cheongdamdong Alice yang berusaha ‘melompat’ ke kalangan chaebol sehingga menemukan cinta sejati. Ada lagi cerita comedy mistery, contoh Master Sun yang diperankan Gong Hyo Jin dan So Ji Sub. Drama ini mengisahkan seorang gadis yang bekerja sebagai cleaning service yang memiliki kemampuan melihat hantu setelah kecelakaan yang dialaminya dan bertemu dengan seorang konglomerat pemilik hotel dan department store.

Totalitas

Lokasi yang dipilih juga banyak yang berada di luar negeri. Contoh Memories in Bali, DOTS yang berlokasi di Yunani, yang terbaru Encounter di Kuba, Memories of Alhambra di Granada. Tak hanya itu, lokasi dalam negaranya sendiri pun tak kalah apik, bahkan menjadi penarik wisatawan, seperti Winter Sonata yang berlokasi di Nami Island bahkan menjadi ikon dan melegenda hingga saat ini. Ada juga setting yang dibuat saat drama kemudian dihancurkan seperti rumah tepi pantai drama Full House yang sekarang sudah nggak ada. Nggak rugi ya mereka!

Patung winter sonata di Nami island yang ikonik
patung drama dots ikonik

Setting di rumah sakit ya seluruh sudut rumah sakitnya beneran ditunjukin nggak cuma ruangan pasien sama lobby doang. Setting berlatar istana ya beneran istana bukan gabus 😀

Selain lokasi, make up para artis juga total, nggak menor meskipun berperan sebagai antagonis nggak pake mata melotot dan teriak-teriak membully haha endonesa kalii ya. Terus kalau adegan sakit ya kayak sakit beneran, muka dibikin pucat pasi. Nggak cuma make up, bahkan kadang ni ada artis yang berperan jadi polisi, rela memotong rambutnya hingga sebahu agar total memainkan perannya padahal nggak disuruh sama sutradaranya.

sakit kayak beneran jadinya sih

Pengambilan Angle Pas

Pengambilan gambar dalam drama korea pas banget enggak cuma zoom in zoom out. Adegan berbicara ya diliatin seluruhnya kalau emang mereka lagi ngobrol bahkan diliatin lokasinya, dan angle lain dari sisi kiri, kanan atau atas.

ambil angle gini doang terus jadi penasaran ini di mana 😀
kayak ngobrol beneran dan natural, bukan kepala aja yang keliatan

Adegan Melekat dan Quotes Inspiratif

Drama Korea juga ada adegan unik yang bahkan masih diingat hingga bertahun lamanya contoh kissing scene cappucino nya Secret Garden.

Inget adegan ini kan

Quotes yang diambil dari percakapan setiap adegan drama korea banyak yang menginspirasi entah tentang persahabatan, semangat, bahkan cinta.

Kang Tae Joon – To The Beautiful You

Soundtrack Bagus

Saya juga suka soundtrack lagu dari drama-drama korea, enak didengar dengan musik instrumen yang nggak terlalu rame. Total banget nggak sih, setiap drama korea ada OST nya bahkan dengan penyanyi terkenal lho biarpun hanya 5-6 lagu saja. Bahkan OST nya selalu hitz. Dulu sih saya suka suara Yesung Suju dan alm. Jonghyun Shinee. Kalau sekarang sih saya rasa makin ke sini makin apik tak peduli siapa penyanyinya 😀

Episode Singkat

Meskipun ada drama korea yang berepisode panjang, itu biasanya kurang terkenal, tapi drama korea hanya menyuguhkan beberapa episode saja, paling banyak 24-25 episode, paling sedikit 16 episode yang selalu dinanti setiap minggunya. Gimana enggak ditunggu, karena jam tayang bukan stripping, hanya seminggu dua kali saja.

Banyak yang menginspirasi gaya pre-wedding

Poster drama korea biasanya disajikan apik dengan pencahayaan dan gaya aesthetic jadi bisa dipake buat inspirasi pre wedding. Nggak cuma pre wedding, post wedding juga bisa buat pasangan halal tentunya ye kan? Saya pun juga ikut latah foto gaya ala poster drama Memories of The Alhambra kemarin sama suami meskipun jatuhnya gagal sih kwkwk.

Nggak perlu gaun penuh bulu, gini aja udah bagus loh jadi foto pre wedd
gini aja udah romantis haha

Itulah alasan saya masih setia nonton drama korea sampai sekarang 😀 Kamu gimana nih?

Anggi,

Pecinta Drakor

Stay at Home Mom, Love Poem Email : anggioctvn@gmail.com

7 Comments

  • Jane Reggievia

    Iseng mampir ke sini karena emang lagi nonton kdrama lagi setelah sekian lama vakum hahaha

    Alasan saya seneng nonton kdrama tuh pertama karena cinematography-nya sih. Bener kata Mba, aesthetic dan instagrammable banget. Kedua aktor aktrisnya di-makeup dengan porsi yang nggak berlebihan. Sampe mikir ini aktrisnya nggak perlu dandan menor kok glowing amat sih. Plusss, cara mereka berpakaian juga enak aja gitu dilihat. Kalo dari segi cerita, sebenernya konsepnya hampir sama ya, hahaha. Kdrama itu memanjakan visual kita banget lah 😛

  • Ainhy Edelweiss

    saya bukan korean lovers, tapi gak ada alasan mencari kekuangan film2 jebolan Korea, yah karena itu, totalitas artis mereka patut diacungi jempol, apalagi pemilihan gambar dan alur cerita. Btw full house ini favoritku banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas