Waxing Alami dengan Sugaring Ai Wax

Sejak 2017 lalu saya mulai concern ke perawatan tubuh yang lebih intim selain lulur badan, yaitu waxing rambut halus yang tersembunyi πŸ˜€ Produk pertama yang saya pakai adalah Cool Sugar Wax yang pernah saya tuliskan di : Cool Sugar Wax. Produk cool sugar wax baru habis bulan Maret 2019 lalu karena saya pakainya super irit hanya sebulan sekali dan hanya di bagian rambut ketiak πŸ˜€ Alasan saya ganti brand ya pingin coba-coba aja hehe.

Lalu saya jatuh cinta pada Ai Wax ini sejak pertama kali melihat promonya di instagram. Oiya sebelumnya saya ingin memberi informasi tentang waxing ini. Sebenarnya kalau waxing alami seperti ini bukan disebut waxing lho melainkan sugaring. Sebenarnya apa sih perbedaannya?

Waxing vs Sugaring

Waxing dan sugaring merupakan metode hair removal yang sudah dilakukan berabad-abad. Waxing menggunakan lilin cair dengan cara mengoleskannya pada area berbulu lalu ditarik menggunakan kertas wax. Waxing memerlukan penghilang lilin khusus seperti baby oil atau petrolleum jelly untuk membersihkan residu di kulit. Sedangkan sugaring berasal dari Asia Selatan dan Timur Tengah, serta lebih dikenal dengan nama halawa. Sugaring menggunakan bahan-bahan alami seperti gula, madu, dan air lemon, yang dibentuk menjadi pasta. Kemudian olahan pasta ini dioleskan pada kulit, sehingga dijamin lebih aman terutama bagi kalian yang berkulit sensitif serta mudah terkena alergi. Sedangkan pasta dari sugaring sangat lengket, namun dapat larut dalam air sehingga kain stripes dapat dengan mudah dibersihkan dengan menggunakan air biasa. Sugaring hanya akan mengangkat sel kulit mati dan bulu halus, sehingga tidak terlalu sakit. Terkadang memang dibutuhkan beberapa kali penarikan, tetapi karena sangat lembut sehingga tidak akan menyebabkan iritasi. Keadaan kulit saat selesai melakukan hair removal dengan cara sugaring lebih mudah ditenangkan dalam beberapa jam, bahkan hanya dengan menggunakan bedak tabur.

Ai Wax

Sama seperti cool sugar wax atau sugaring pada umumnya, Ai Wax ini terbuat dari 100% bahan alami yang mampu mencabut bulu hingga ke akar. Penggunaannya sangat ringkas, mengandung antioksidan lemon sehingga dapat mencerahkan kulit, dan pertumbuhan bulu baru lebih lama serta halus.

Kalau scroll di instagramnya, Ai Wax ini udah dipasarkan di tahun 2016 dan di kota Makassar. Saya pertama kali amazed dengan produk Ai Wax ini yang ternyata diproduksi nggak jauh dari tempat saya πŸ˜€ karena biasanya produksi kecantikan kebanyakan dari Pulau Jawa πŸ˜€

unboxing

Ai wax punya 2 ukuran yaitu ukuran kecil 125 ml dan 25 ml. Saya pilih yang kecil aja karena disesuaikan dengan kebutuhan. Satu paket Ai Wax terdiri dari spatula, 10 stripes, jar wax, dan kertas petunjuk. Yang saya suka dari Ai Wax ini niat banget karena ada pouchnya. Jarnya juga dilapisi bubble warp jadi super aman!

Kemasan

Jarnya cantik dengan warna orange cerah dan ada segel dipinggirnya jadi aman sebagai tanda memang belum pernah dibuka. Di segelnya juga terdapat ingredients nya. Dan di belakang juga ada aturan pemakaian.

Spatula

Ukuran Kayu spatula lumayan ideal dengan ukuran 15cmx2cm termasuk kokoh kalau menurut saya.

Strips

Strips Waxingnya punya tekstur halus dan kaku. Dan saya udah pakai beberapa kali kain strips dari Ai Wax tidak cepat berbulu.

instagram : @aiwax

Kertas Petunjuk

Kertas petunjuk colourfull bukan fotokopian sehingga jelas dibaca dan isi petunjuk sangat detail mulai dari cara pemakaian, cara membersihkan, cara menyimpan, cara memanaskan jar wax dan hal yang harus diperhatikan.

kertas petunjuk

Tekstur

Saat dibuka

Aiwax ini sepertinya mengedepankan keamanan dan kehigienisan. Setelah dibuka tutup jarnya pun masih ada plastik penghalang biar isi wax nggak tumpah. Wax dari Aiwax ini harus dihangatkan sebelum dipakai, berbeda dengan Cool Sugar Wax yg bisa langsung oles tanpa dipanaskan terlebih dahulu di air mendidih. Tekstur aslinya memang padat banget sebelum dipanaskan (saya lupa fotoin).

Gambar di atas adalah tekstur wax setelah dipanaskan, jadi lebih sedikit mengental tapi tetep dengan kepadatan paripurna dan tidak leleh banget. Oiya saya nyoba pakai di keti, saat dioles agak seret dan susah membaur di kulit karena teksturnya memang bener-bener padat, padahal saya sudah panaskan sampai air mendidih dan saya diamkan sekitar 1-3 menit dalam wadah tertutup. Tapi enaknya sih pas ditarik wax nya langsung kecabut semua bulu termasuk bulu halus. Nampol banget dan nggak sakit samsek. Bulu keti saya enggak banyak, hanya cepet panjang dan ada bulu induk ((induk)) yg lebih panjang dan terlihat dan ada bulu halus yang nyempil hehe. Enaknya kalau tekstur kayak gini bisa tepat sasaran jadi olesinnya nggak perlu kebanyakan ke daerah yang nggak perlu.

Conclusion

Overall saya suka banget sih sama sugaring dari Ai Wax ini. Dari segi kemasan dan keamanan jadi sampai di customer dengan keadaan wax masih bener-bener baru dan higienis.

(+) Packaging kaca kokoh, tutup ulir rapat, pelindungnya banyak jadi nggak khawatir pecah dan tumpah

(+) Ada pouch isi lengkap jadi beli 1 pcs udah dapat spatula dan stripes

(+) Kertas petunjuk colorfull jadi enak dibaca

(+) Spatula kokoh

(+) Daya tarik nampol tapi nggak bikin sakit

(+) Produksi Makassar jadi deket sama Pulau saya ongkir jadi murce πŸ˜€

(+) Harga affordable

(-) Agak susah dioles karena saking padatnya but it’s okey. Saya belum nyoba kalo panasin lebih lama ya.

(-) Repot karena harus dipanaskan dulu. Ini buat saya sebuah kerempongan ya πŸ˜‚ karena harus ada waktu khusus yang selow untuk waxing.

(-) Sepertinya belum banyak reseller jadi harus beli online lagi

Di mana belinya ?

Ai Wax ini bisa diorder di marketplace seperti Shopee atau melalui instagramnya @aiwax.

Harga : Affordable banget. Ukuran 125 ml : 50 ribu, ukuran 250 ml : 90 ribu

Keep healthy and Keep Waxing. See ya !

Anggi

3 Replies to “Waxing Alami dengan Sugaring Ai Wax”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.