Aliran Rasa IIP 7 – 2019

Sembilan minggu lebih bersama Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional, sembilan minggu hari-hariku menjadi lebih bermakna.

Kelas matrikulasi akhirnya telah sampai pada penghujung waktu. Ibarat lagi kuliah nih, tinggal nunggu kelulusan aja. Bedanya di kelas ini nggak perlu nyusun penelitian skripsi apalagi ngejar-ngejar dosen. Ett dah jadi teringat jaman kuliah 😀

Jadi di matrikulasi ini peserta diberikan materi dengan reviewnya dari fasilitator. Kemudian ada juga kelas nasionalnya melalui aplikasi chatt telegram dengan narasumber kece-kece yang dalam tatap muka pun tak pernah bertemu eeh bisa ‘bertemu’ secara online. Selain itu peserta dari kelas matrikan juga disaring kembali untuk saling sharing antar regional. Alhamdulillah, saya terpilih dalam kelas sharing ini.

Matrikulasi institut ibu profesional ini seperti sudah menyerap dalam pori-pori saya (eaaa air wudhu kali’). Rasanya pasca menuju tugas terakhir itu hidup saya kayak hampa, karena biasanya ada yang ditunggu yaitu materi dan tugas baru setiap hari Senin. Meskipun di tugas ke 9 kemarin saya tidak menjabarkannya panjang di blog karena anak saya sedang sakit beberapa hari jadi saya hanya melampirkan dalam bentuk Pdf.

Lalu apa sih yang saya dapatkan di kelas matrikulasi ini?

Mempelajari ilmu baru

Tentunya dalam satu komunitas berharap dapat memberi dampak positif bagi individu. Saya mendapat banyak ilmu di sini. Mulai dari ilmu parenting agar dapat mendidik anak sesuai bakatnya dan tidak menjadi ibu latah. Selain itu para peserta juga bisa saling kenal melalui sharing profil masing-masing. Dari situ saya tau bahwa banyak ibu hebat di luar sana yang struggle dengan takdirnya. Ada juga peserta singlelillah yang sudah semangat mengejar ilmu bekal mempersiapkan menjadi ibu rumah tangga nanti. Selain mempelajari ilmu parenting, saya jadi ikut belajar tentang ilmu kehidupan. Banyak cerita suka dan suka di sini.

Belajar Teknologi

Guna mendistribusikan materi dan tugas, kami para peserta disarankan untuk mendownload berbagai macam aplikasi khusus chatting dan materi. Jadi tidak melulu melalui Whatsapp grup. Saya juga belajar bagaimana mengatur chatt grup agar tidak selalu membuka smartphone saat bermain bersama anak sembari mengintip kelas online. Dalam mengerjakan tugas, saya juga memaksimalkan blog saya untuk menuangkan pikiran saya ditambah dengan infografis yang dibutuhkan.

Silaturahmi Positif

Bagi saya seorang introvert, bergabung dengan komunitas merupakan hal menyenangkan karena saya dapat keluar dari zona nyaman saya. Menjalin pertemanan menjadi positif saling mendukung dan bukan saling menjatuhkan karena semua berjuang dalam mencari kemuliaan hidup.

Menjadi Lebih Produktif

Sembilan minggu tugas diberikan, sembilan minggu juga waktu saya menjadi lebih produktif. Sampai saat ini saya juga masih terus mengerjakan hal yang menjadi passion saya. Hari saya menjadi lebih berwarna.

Demikian kesan saya mengikuti Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch 7. Semoga lulus dan wisuda 🙂

Anggi

One Reply to “Aliran Rasa IIP 7 – 2019”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.