Review : The Saem Snail Shooting Gel

The Saem Snail Soothing Gel ini udah saya beli dari bulan September 2018 lalu, dan di bulan April 2019 ini masih sisa setengah! Awet banget… Dan saatnya saya review bagaimana kondisi kulit saya setelah memakai Snail Gel ini dalam 8 bulan meskipun kadang-kadang bolong hehe.Awalnya saya tertarik beli ini karena ada gambarnya Minho Shinee di posternya. Ternyata bintang iklan itu ngaruh ya dan setelah nyobain, di muka rasanya enak banget.

Deskripsi Produk

The Saem adalah salah satu brand skin care dan kosmetik korea yang mendunia. The Saem memiliki konsep “Nature, produk The Saem terbuat dari bahan bahan alami yang didapatkan dari berbagai belahan dunia. The Saem percaya bahwa alam memiliki manfaat yang sangat baik bagi manusia. Produk Snail Soothing Gel ini mengandung ekstrak aloevera (lidah buaya) dan ekstrak lendir siput yang sangat bagus untuk: menjaga kelembapan kulit, mencegah dan mengurangi kerutan, menyamarkan bekas luka atau jerawat, serta membuat kulit tampak sehat dan cerah. The Saem Snail Soothing Gel bertekstur gel namun tidak lengket di kulit dan cepat meresap. Gel ini dapat digunakan untuk semua jenis kulit. Snail Soothing Gel ini juga memiliki fungsi lain yaitu dapat mengempeskan jerawat, sebagai base make up dan dapat menghaluskan kulit yang kasar.

Cara Pakai :

Ambil gel secukupnya lalu balurkan ke wajah atau tubuh.

Komposisi :

Aloe barbadensis leaf extract, snail secretion filtrate, glycerin. polysorbate 20, carbomer, potassium hydroxide, phenoxyethanol, disodium EDTA, betaine, chlorphenesin, butylene glycol, portulaca oleracera extract, ocimum basilicum (basil) leaf extract, origanum vulgare leaf extract, salvia officinalis (sage) leaf extract, mentha viridis (spearmint) extract, melissa officinalis extract, saccharomyces/caragana sinica root ferment extract, simmondsia chinensis (jojoba) seed extract, hippophae rhamnoides extract, raglans regia (walnut) seed extract, persea gratissima (avocado) fruit extract, chamomilla recutita (matricaria) leaf extract, urtica dioica (nettle) extract, chrysantheum morifolium flower extract, sambucus nigra fruit extract, vitex trifolia fruit extract, thuja occidentalis leaf extract, cnidium officinale root extract, angelica dahurica root extract, asarum sieboldi root extract, morus alba root extract, eclipta prostrata extract, perfume.

Packaging :

Kemasan sama dengan Soothing Gel lain yang berbentuk jar. Yang membedakan adalah warna dari jar. Kalau aloe vera memiliki warna jar hijau daun, nah kalau Snail Soothing Gel ini memiliki warna cokelat, mungkin menggambarkan bahwa siput itu warnanya cokelat ya 😀 Dengan gambar siput di kemasannya, mempertegas kalau soothing gel ini ada kandungan lendir siput di dalamnya.

Isi :

Setelah dibuka, sama juga seperti gel aloe vera jar lain ada sekat putih bening yang menjaga agar isi tidak tumpah. Nah menurut saya sih memang jar begini kurang higienis karena harus colak colek pakai tangan ya. Barangkali ada produsen yang ingin berinovasi untuk menambahkan spatula di dalamnya 🙂 Saya mengakalinya dengan proses yang lumayan panjang yaitu memakai cleanser, lalu cuci muka dengan face wash, kemudian menunggu sesaat wajah kering baru saya aplikasikan gel ini ke wajah. Nah selama saya menunggu air di wajah kering, saya tidak menyentuh apapun kecuali jar dari soothing gel ini, agar tangan tetap bersih dan tidak ada kuman yang keburu nyangkut di muka 😀

Review saya setelah menggunakan dalam 8 bulan

Saya kira awalnya komposisi dari Snail Soothing Gel ini adalah lendir siput sebagai kandungan utama sesuai namanya, tetapi ternyata tetap aloe vera sebagai kandungan utama. Mungkin karena sifat aloe vera yang menenangkan kulit ya. Senangnya sih Snail Soothing Gel ini juga bebas paraben yang berbahaya bagi kulit sensitif.

Meskipun berbentuk gel, tapi gel dari Snail Soothing Gel ini lebih cepet meresap daripada brand Nature Republic aloe vera. Teksturnya ringan di muka jadi lebih keset. Wanginya wangi bunga-bungaan. Sayangnya saya tidak terlalu suka dengan wangi Snail Soothing Gel ini karena membuat saya agak pusing. Menurut saya sih wanginya masih lebih enak punya brand Nature Republic Aloe Vera.
Saya menggunakan ini pagi setelah mandi dan malam sebelum tidur sebagai sleeping mask. Kadang selang-seling dengan produk lainnya, misal saya pakai Soothing Gel ini malam saja. Hasilnya di muka saya lumayan bikin glowy setelah sebulan pemakaian dan bahkan sampai April ini belum habis 1 jar. Tapi sayangnya, Snail soothing gel ini tidak bisa mengatasi kulitku saat sedang muncul jerawat saat PMS. Saya mencoba mengoleskan Snail ini saat berjerawat dan tidak berpengaruh sama sekali. Snail Gel ini hanya membuat ‘matang’ jerawat dan tidak mengeringkan jerawat. Dan review dari beauty vlogger banyak menganggap bahwa Snail Soothing gel ini memang tidak bisa di kulit yang berjerawat.

Klaim anti aging di kulit saya sementara belum terasa apapun karena saya belum memiliki kerutan berarti kecuali kerutan di dahi yang merupakan gen dari mama saya yang memiliki garis halus dua di dahi meskipun terlihat samar. Tapi efek melembutkan kulit terasa sekali apalagi saat digunakan malam hari, kemudian pagi harinya sangat terasa kulit lebih kenyal dan halus. Namun ini tidak terlalu berarti di hidung komedoku yang kasar hehe, efek menghaluskan hidung komedoku yang kasar hanya sementara saja, hanya sebatas bangun pagi saja. Komedo saya memang agak bandel, harus rajin peeling 😀

Kesimpulan

(+) Gel ringan cepat meresap dan tidak lengket
(+) Ada efek dingin di muka
(+) Ukuran besar seperti ukuran Soothing Gel Aloe Vera umumnya jadi hemat.
(+) Di kulit kombinasi oily saya malah bagus hasilnya kulit jadi lembab banget
(-)  Kurang bisa mengatasi jerawat
(-)  Wanginya agak bikin pusing

Harga :

IDR 149.000

Repurchase :
No, mau nyoba soothing gel brand lain

Rating

Kemasan
4.5/5
Kualitas
4.5/5
Harga
4.5/5

Gimana ? Ada yang udah pernah coba produk ini ?

Salam Cantik,

Anggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.