Reuni?? Mau sih, Tapi…

Dua minggu lalu Bapak saya akhirnya ketemu dengan teman lamanya jaman SMA di sosial media dan seperti biasa berakhir dalam group Whatsapp dan setelahnya merencanakan reunian di kota Blitar. Beliau pun semangat berangkat ke Blitar di awal Maret lalu. Sebelumnya kami juga dirempongkan dengan mencari oleh-oleh yang bakal dibawa buat temen-temen reuniannya. Begitu juga dengan cerita ibu saya yang pada akhirnya bersua juga dengan teman-teman SPG-nya (sekolah keguruan era dulu), lalu berakhir pada group Whatsapp berlanjut video call-an. Lalu bagaimana dengan cerita saya?

Continue reading “Reuni?? Mau sih, Tapi…”

NHW#6 – Belajar Menjadi Manajer Handal

Wah ternyata aku adalah seorang manajer! Batin saya saat masuk dalam Nice Homework 6 minggu ini. Peran yang tidak pernah saya sadari sejak menikah hingga memiliki anak. Bayangkan, seorang ibu rumah tangga harus standby 24/7 rasanya waktu tidaklah cukup dan habis bila digunakan dengan hal sia-sia. Untuk apa hidup bila digunakan dengan hal remeh yang tidak penting? (menampar diri sendiri…).

Continue reading “NHW#6 – Belajar Menjadi Manajer Handal”

Berbesar Hati Hiatus Kerja

Jujur aku enggak tau mau ngasih judul apa untuk postingan ini. Jadi, ceritanya awal tahun 2019 lalu aku ingin comeback di dunia kerja setelah 4 tahun hiatus karena menikah dan memiliki anak. Awal Januari lalu aku nekat memasukkan lowongan mengajar lagi di dua institusi pendidikan sekolah swasta yang mencari tenaga pengajar jurusan sejarah, satu lagi pengajar SD. Gayung bersambut, aku dipanggil di kedua institusi tersebut untuk melakukan serangkaian tes.

Continue reading “Berbesar Hati Hiatus Kerja”

NHW #5 – Desain Pembelajaran


Materi perkuliahan Institut Ibu Profesional kali ini adalah desain pembelajaran untuk keluarga terutama anak. Alhamdulillah saya memiliki background keguruan sehingga saya mencoba mengimplementasikan ilmu mendidik pada anak saya sendiri.

Desain bermakna adanya keseluruhan, struktur, kerangka atau outline, dan urutan atau sistematika kegiatan (Gagnon dan Collay, 2001). Selain itu, kata desain juga dapat diartikan sebagai proses perencanaan yang sistematika yang dilakukan sebelum tindakan pengembangan atau pelaksanaan sebuah kegiatan (Smith dan Ragan, 1993, p. 4). Sedangkan desain pembelajaran adalah kisi-kisi dari penerapan teori belajar dan pembalajaran untuk memfasilitasi proses belajar seseorang (Reigeluth, 1983). Desain pembelajaran juga diartikan sebagai proses merumuskan tujuan, strategi, teknik, dan media.

Desain pembelajaran untuk orang tua 

  • Mengucap Syukur

Sesuai dengan jurusan yang kami pilih, jurusan ilmu syukur, maka yang kami lakukan pertama kali adalah selalu mengucap syukur dalam setiap sujud-sujud kami, meskipun dalam keadaan menghimpit.

  • Menimba Ilmu

Sebagai orangtua kami juga harus terus mencari ilmu yang dibutuhkan untuk mendidik anak terutama ilmu parenting dan ilmu mengenai pengembangan diri seperti ilmu manajemen emosi, ilmu kelekatan anak, dan ilmu agama.

  • Mencari Potensi Anak

Kami juga menggali potensi anak agar dapat mengambil strategi belajar dengan menaikkan gunung bukan meratakan lembah, yakni dengan menggali potensi, hobi, passion, kelebihan dan kecintaan anak terhadap hal-hal yang ia minati sehingga kami sebagai orangtua dapat mendukungnya semaksimal mungkin.

  • Formula 3K

Mengambil dari buku parenting, “Happy Book for Happy Parents” yang ditulis oleh seorang psikolog, Aisya Yuhanida Noor, ia menjelaskan secara gamblang tentang formula 3k ini yakni orangtua dapat mengenali diri sendiri, mengelola emosi dan membangun kelekatan emosi pada anak. Salah satu cara untuk meredam emosi adalah dengan selalu berlatih inhale-exhale (stop, tarik napas, hitung sampai 10 dan hembuskan perlahan). Terkadang saya agak menjauh dari anak saya sebentar seperti pergi ke kamar tidur atau kamar mandi dan menutup pintu melakukan inhale-exhale sebentar di sana agar emosi tidak tertular ke anak.

Desain Pembelajaran untuk Anak

Dalam desain pembelajaran untuk anak saya, saya menerapkan model ADDIE. Model ADDIE adalah salah satu model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sistem pembelajaran yang sederhana dan mudah dipelajari. Model ini terdiri dari lima fase atau tahap utama, yaitu: Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi).

ANALISIS

Dalam analisis ini dapat dilihat dari usia, latar belakang, atau minat dari anak. Anak saya berusia 2 tahun saat ini sehingga kami sebagai orangtua berperan sebagai pemandu. Saya mencoba mencari potensi dari anak saya dilihat dari karakter kepribadiannya melalui mesin kecerdasannya. Pada bulan Desember 2018 lalu saya sempat membawa anak saya tes Stifin, dan ternyata anak saya memiliki kepribadian dengan mesin kecerdasaan Feeling Extrovert (Fe).

Tipe Fe ini memiliki kelebihan terletak pada perasaan dan penuh cinta. Anak tipe Fe memiliki kemampuan sosial yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Tipe Fe bahkan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Selain itu, tipe Fe umumnya seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai. Tipe Fe didominasi oleh unsur-unsur yang membutuhkan keterlibatan emosi (termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati).

Saya melihat diri anak saya memang tipikal anak yang bersahabat dan mampu bersosialisasi dengan baik. Dia cepat beradaptasi dengan lingkungan baru dan ramah dengan banyak orang, meskipun kadang ada anak yang disapa tidak menerima kehadirannya namun dia selalu berusaha mendekat dan mengajak berteman. Anak saya juga suka sekali dengan pujian. Dia suka ditemani bermain dan sangat mudah meniru, karena dasarnya tipe Fe ini memang seperti sponge yang mudah menyerap segala informasi bahkan tipe Fe ini dapat menjadi pendengar yang baik dan peduli dengan orang lain. Terbukti saat saya bermain ‘pura-pura’ nangis, anak saya tiba-tiba memeluk saya dan mengambil tissue. How so sweet you are 🙂

Desain

Desain pembelajaran saya menggunakan strategi berbasis fitrah menurut Ustadz Harry Santosa, agar anak tumbuh sesuai apa yang Allah hendaki.

  • Fitrah Keimanan

Sesuai dengan misi keluarga saya yakni menciptakan generasi Qurani, maka untuk menumbuhkan keimanan, maka strategi kami :

-membacakannya surat 3 Qul dan Ayat Kursi saat tidur dan meniup ubun-ubunnya

-‘mengajak’ anak sholat dengan sholat di dekatnya,

-sumringah ketika adzan berkumandang dan mengajaknya berdoa,

-anak didengarkan murottal Al Qur’an,

-anak dibacakan buku-buku mengenal Allah, Kisah 25 Nabi dan Rasul, Tokoh Ilmuwan Muslim, Buku Fiqih Anak, dll.

  • Fitrah Bakat

Anak saya senang berinteraksi dengan lingkungan luar, jadi kami mencoba untuk melibatkannya dalam kegiatan outdoor, seperti bermain di playground dan olahraga, dan melibatkan permainan fisik seperti montessori.

  • Fitrah Belajar dan Bernalar

Dalam periode usia 0-8 tahun orangtua masih sebagai pemandu, sehingga dalam proses belajar dan bernalar, kami menyemangati dalam setiap kegiatannya dengan memberi pujian dan dorongan. Kami juga mengajaknya bermain permainan imajinatif seperti kuda-kudaan, dokter-dokteran, kereta-keretaan serta mengajarinya untuk sayang binatang dengan mengajaknya ke kebun binatang mini di Lembah Asri Bontang untuk sekedar memberi makan binatang-binatang yang ada di sana.

  • Fitrah Seksualitas

Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang bersikap, berfikir, bertindak sesuai dengan gendernya. Inti mendidik fitrah seksualitas adalah terbangunnya attachment (kelekatan) serta suplai ke ayahan dan suplai keibuan.

Usia 0-2 tahun – merawat kelekatan (attachment) awal. Anak lelaki atau anak perempuan didekatkan kepada ibunya karena ada masa menyusui. Ini tahap membangun kelekatan dan cinta.

Usia 3-6 tahun – menguatkan konsep diri berupa identitas gender. Anak lelaki dan anak perempuan di dekatkan kepada ayah dan ibunya secara bersama.

Alhamdulillah selama saya membesarkan anak saya, saya selalu bertukar “shift” dengan suami saya, misal suami berangkat kerja, saya yang mengurusnya, ketika suami pulang kerja maka secara bergantian ia mengajak anak bermain, sehingga kelekatan ayah pada anak tidak terputus.

  • Fitrah Bahasa

Dalam berbahasa, kami mengajari perkataan yang baik dan benar dengan tidak mencadelkan kata. Usia 2 tahun ini kosa kata anak saya masih sedikit, sehingga kami selalu mengajaknya bermain flashcard untuk mengasah kemampuannya dalam berbicara.

  • Fitrah Perkembangan sebelum Aqil Baligh

Dalam tumbuh kembangnya, kami membebaskan anak mengeksplore dirinya dan tidak banyak larangan, hanya berpesan “hati-hati” atau “pelan-pelan”. Kami juga mengajari tentang ilmu pembentukan karakter lainnya seperti ilmu disiplin dengan menyikat gigi sendiri, melepas sepatu atau sandal sendiri sesuai dengan kemampuan di usianya.

  • Fitrah individual dan sosial

Seperti yang telah saya ulas, bahwa anak tipe Fe seperti anak saya memiliki kekuatan dalam bersosialisasi, sehingga kami selalu berusaha untuk mengajaknya untuk bertemu dengan banyak orang karena memang dari situlah ‘energi’ nya tumbuh.

  • Fitrah Fisik dan Indera

Saya sebagai ibu selalu berusaha menjaga asupan gizi anak saya agar sehat dan cukup. Kami sebagai orang tua juga selalu memberi kata-kata positif untuk anak kami, dengan kata-kata membahagiakan dan terdengar berbunga-bunga baginya, tidak meremehkannya dan berusaha mencoba mengurangi emosi saat marah.

DEVELOPMENT

Dalam development ini saya mencoba mengembangkan bahan ajar yaitu bahan-bahan permainan montessori yang mudah ditemukan. Jenis permainan montessori bisa dicari di Pinterest atau platform lain disesuaikan dengan kemampuan anak.

IMPLEMENTASI DESAIN

Untuk mengimplementasikan desain dan strategi pembelajaran yang saya buat, saya mencoba juga menuliskannya di journal mingguan permainan untuk anak :

contoh journal montessori

EVALUASI

Setelah anak melakukan berbagai macam permainan montessori, maka saya menuliskan hasilnya pada portofolio untuk melakukan evaluasi, untuk mengetahui mana yang disuka atau tidak disuka anak.

contoh portofolio

Semoga Allah selalu memudahkan kami dalam mendidik anak kami.

Sumber :

www.tropicalpopsiclestore.com/mencatat-keunikan-anak/

Materi Pdf Ibu Profesional Nice Home Work 5

Buku Happy Book for Happy Parents, Aisya Yuhanida Noor, 2016

NHW#4 – Mendidik Anak Sesuai Fitrah



Mengikuti bab demi bab perkuliahan di Komunitas Ibu Profesional seperti menyadarkan saya akan apa sebenarnya arti hidup ini, di mana setelahnya saya merasa ‘dibangunkan’ kembali dari ‘mati suri’. Hidup tidak sekedar hanya bekerja dan bernapas, seperti sentilan dari Buya Hamka:

Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja

Buya Hamka

Materi di perkuliahan Ibu Profesional telah disajikan secara runut melalui penugasan (nice homework) dari nice homework 1 hingga nice homework 3. Tibalah di nice homework 4 ini semakin membuka ‘tabir’ benang merah tentunya juga mengandung makna yang sangat dalam.

Continue reading “NHW#4 – Mendidik Anak Sesuai Fitrah”

NHW#3 – Ibu, Pemahat Peradaban

Ibu, tak perlu kau jauh-jauh ingin membangun istana megah bak istana Alhambra yang tersohor. Tak perlu kau memahat dengan payah seindah bangunan di Spanyol, atau candi satu malam bak Candi Prambanan. Istana megahmu ada dalam rumahmu sendiri, peradabanmu yang sesungguhnya.

“Rumah adalah taman dan gerbang yang menghantarkan anggota keluarga menuju peran peradabannya”

Institut Ibu Profesional batch 7
Continue reading “NHW#3 – Ibu, Pemahat Peradaban”

First Impression : COSRX One Step Original Clear Kit

Waktu liburan ke Samarinda kemarin saya sempet mampir ke Fresh Market di salah satu Plaza di Samarinda dan nemu produk kit COSRX ini.

COSRX ini adalah produk K-Beauty yang menggunakan bahan-bahan yang teruji klinis agar memberikan hasil yang maksimal. Mengutip dari editor female daily : Nama brand ini, COSRX, dengan huruf capital semua (jadi bukan cosrx, CosRx atau CosRX) berasal dari kata COSmetics dan Prescription (Rx). Nama ini diambil karena mereka ingin produk kosmetik COSRX menjadi solusi atas apa yang customer mereka inginkan dan butuhkan. COSRX pertama kali didirikan padaAgustus, tahun 2014 lalu. Walau umurnya masih balita banget, tapi ternyata brand ini dibangun dari 14 tahun pengalaman di industri  kosmetik Korea. Selama 14 tahun tersebut, COSRX mengembangkan produknya dan menganalisis fakta dari hasil penelitian tentang apa yang customer mau dan butuhkan berdasarkan tipe kulit dan masalahnya, fokus kepada ingredients juga meneliti berbagai produk best selling lainnya.

Saya sebenarnya sudah lama tau tentang skincare ini tapi saya belum pernah mencobanya. Saya pikir produk COSRX hanya yang berukuran besar di botol saja ternyata ada juga packaging kitnya.

CORSX One Step Original Clear Kit

Kemasan kit sama kayak umumnya, packaging cantik dengan maskot andalan COSRX. Satu pack ini terdapat 3 skincare sekaligus :

✔ Low Ph Good Morning Cleanser – Pembersih muka yang gentle di kulit.

✔ One Step Original Pads – Include kapas , membersihkan sisa-sisa kotoran yang nempel di kulit serta berfungsi sebagai toner.

✔ Holy Moly Snail Mask – Masker wajah yang dapat melembabkan serta membantu dalam hipermentasi.

Bagian belakang terdapat penjelasan pemakaian dan tersedia dalam bahasa Indonesia sehingga mempermudah customer untuk tau bahan dan cara menggunakan produk ini.

Step 1 : Bersihkan wajah dengan Low Ph Good Morning Cleanser

Ingredients :
Water, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Lauroyl Methyl Isethionate, Polysorbate 20, Styrax Japonicus Branch/Fruit/Leaf Extract, Butylene Glycol, Saccharomyces Ferment, Cryptomeria Japonica Leaf Extract, Nelumbo Nucifera Leaf Extract, Pinus Palustris Leaf Extract, Ulmus Davidiana Root Extract, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Flower Extract, Pueraria Lobata Root Extract, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Allantoin, Caprylyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Betaine Salicylate, Citric Acid, Ethyl Hexanediol, 1,2-Hexanediol, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Sodium Benzoate, Disodium EDTA.

Konsistensi :

Cleansing nya berbentuk gel bening yang pekat banget. Saya belum pernah pakai cleansing gel seperti ini sih biasanya saya pakai tipe foam. Busa dari cleansing gel COSRX ini sedikit dan super ringan di wajah.

Scent :

COSRX Low Ph Good Morning Cleanser ini memang khusus untuk kulit berjerawat, jadi baunya seperti tea tree ditambah dengan bau seperti antiseptik. Jujur saya nggak terlalu suka dengan bau seperti ini 😀 Oiya kulit saya sebenarnya nggak punya masalah jerawat sama sekali, hanya memang agak berminyak.

Result :

Setelah pake gel Low Ph Good Morning Cleanser ini kulit saya jadi terasa lebih kesat dan terasa lembab.

Step 2 : Usapkan One Step Original Pads

Klaim :

Membersihkan kulit wajah yang kasar dan dapat membantu mencegah munculnya jerawat.

Ingredients :

Salix alba (Willow) Bark Water, Butylene Glycol, Glycerine, Betaine Salysilate, 1,2-Hexanediol, Panthenol, Allantoin, Arginine, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Sodium Hyaluronate, Citrus aurantium dulcis (Orange) Peel Oil, Melaleuca alternifolia (Tea tree) leaf oil, Ethyl Hexanediol, Sodium Hydroxide

Dalam satu kemasan clear pad ini terdapat dua pad. Satu pad saya pakai, satu pad lagi saya kasihkan ke adek saya yang emang punya masalah sama kulit berjerawat. Dan adek saya ini laki-laki yang jenis kulitnya juga lebih berminyak.

Result :

Clear pad ini menurut saya sama kayak pakai toner di kapas gitu iya nggak sih? Jujur saya belum terlalu paham dengan produk Cosrx ini. Rasanya di wajah lumayan seger sih khas produk anti jerawat gitu.

Step 3 : Gunakan Holy Moly Snail Mask dan biarkan selama 15-20 menit

Klaim :

Lembaran essence yang terbuat dari kain rayon, direndam dalam air ginseng merah dan essence siput sehingga mampu melembabkan dan menenangkan kulit wajah dengan baik. Masker ini mampu merevitalisasi kulit yang lelah. Kandungan essence siput yang kaya akan nutrisi mampu mengembalikan dan meningkatkan elastisitas sekaligus menghaluskan kulit wajah.

Ingredients :

red ginseng water, snail secretion filtrate, methylpropanediol, butylene glycol, glycerin, 1,2-hexanediol, allantoin, hydroxyethyl acrylate/sodium acryloyldimethyl tourate copolymer, sodium polyacrylate, sodium hyaluronate, arginine, ethylhexyglycerin, phenoxyethanol.

Bila dilihat dari gambar, essence dalam masker ini emang luar biasa banyak. Sama seperti sheet mask produk korea pada umumnya, sampe tumpeh-tumpeh gitu 😀

Holy Moly Snail Masknya saya coba lagi ke kulit adek saya yang berjerawat 😀 Saya sebenarnya agak skeptis dengan produk snail yang mengklaim menghilangkan jerawat, karena pengalaman Snail Shooting Gel punya The Saem itu nggak bikin jerawat kering tapi malah makin mateng. Nah, ternyata punya Cosrx ini beda. Menurut penuturan adek saya, jerawat dia kempes esok harinya setelah pakai produk Cosrx ini. Jadi emang bikin bener calm jerawat.

Jadi gimana nih review nya ?

So, COSRX One Step Original Clear Kit ini cocok buat travelling karena simple nggak butuh tempat banyak di tas dan cocok juga untuk kamu yang mau coba pakai produk COSRX sebelum beli kemasan yang besar.

Harga : 15.000

Sampai jumpa di review selanjutnya ya !

Anggi

Catcalling yang Meresahkan

Assalamualaikum cantik”, “hai cewek manis banget”

Acapkali kita jumpai suitan di atas dari mulut lelaki usil yang mencoba menggoda wanita di jalan. Tindakan tersebut dikenal dengan “cat calling”. Ditambah kadang bahkan sering disertai dengan ucapan mengandung konotasi seks kepada wanita tersebut, bahkan berujung pada kontak fisik seperti mencolek tubuh wanita, menggesek (maaf) kelamin kepada wanita. Mengapa kasus catcalling ini terus menerus terjadi? Mengapa kasus ini selalu dianggap wajar terjadi?

Continue reading “Catcalling yang Meresahkan”